Latest News
Friday, November 8, 2019

Digitalisasi Bidang Pertanian

Bersama: Foto bupati Sukabum, beserta jajaran direksi BNI


cianjurpost.com – Pemerintah tengah gencar melakukan digitalisasi diberbagai bidang termasuk pertanian. Hal tersebut dilakukan agar petani di Indonesia tidak tertinggal oleh negara lain yang sudah mengelola pertanian secara modern. Di Sukabumi, kini telah hadir pertanian 4.0 yang diinisiasi oleh Bank Negara Indonesia (BNI).

“Pertanian modern ini harus diikuti, karena mau tidak mau kita akan menuju kesana,” ujar Direktur Pembiayaan Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Indah Megawati, saat menghadiri Gerakan Menyosong Pertanian 4.0, di Desa Selaawai, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, kemarin (6/10).

Dengan adanya pertanian 4.0 di Kabupaten Sukabumi, kata Indah, petugas penyuluh pertanian sebagai tangan pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat harus menjadi motor penggerak dalam pertanian modern ini.

” Penyuluh pertanian harus terus menerus menyosialisasikan pertanian modern ini, agar petaninya tidak tertinggal,” jelasnya.

Indah menambahkan, Kementerian Pertanian RI telah ambil andil dalam pertanian 4.0 ini. Realisasinya melalui berbagai program bantuan yang sudah tidak lagi bersifat manual, tapi lebih berupa teknologi modern.

” Bantuan yang kita kucurkan juga sekarang sifatnya sudah berupa teknologi, tidak lagi manual,” katanya.

Adanya moderenisasi dalam bidang pertanian ini, lanjut Indah, diharapkan dapat memotivasi kaum milenial untuk bergerak dalam bidang pertanian. Sehingga tidak hanya modernisasi, tapi terjadi juga regenerasi petani dari yang tua ke yang muda.

” Kami akan pacu mereka yang berusia produktif untuk mau memulai bidang pertanian modern ini,” pungkasnya. (in)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Digitalisasi Bidang Pertanian Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post