Latest News
Saturday, August 3, 2019

GMNI GRUDUK DINAS SOSIAL TERKAIT BANSOS


Baru-baru ini Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) lakukan audiensi Dengan Dinas Sosial, protes puluhan mahasiswa tersebut Terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Cianjur.

Sebagaimana yang telah di intruksikan oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam penerapan BANSOS terhadap Masyarakat kurang mampu, tentunya harus berlandaskan Prinsip 6T Yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

Tetapi berdasarkan survei yang dilakukan oleh GMNI penerima manfaat dari Bansos tersebut berbeda dengan kondisi realita di lapangan yang di rasakan oleh masyarakat Kabupaten Cianjur.

Ketua GMNI Roni Nurpalah mengungkapkan, Seperti halnya dalam penerapan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) banyak masalah yang muncul dari mulai pertama program itu di realisasikan di masyarakat, salah satunya soal tidak tepatnya sasaran dan tidak tepatnya kualitas Bantuan Pangan.

" GMNI Kabupaten Cianjur menilai bahwa Program BANSOS Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu gagal di terapkan di Kabupaten Cianjur dan tidak menggunakan prinsip 6T sebagaimana yang di gaungkan oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Republik Indonesia," tegasnya.

Ia mengutarakan, setelah pihaknya melakukan advokasi terkait adanya masalah yang di rasakan oleh masyarakat penerima manfaat tentang Bantuan Pangan Non Tunai ternyata memang betul banyak sekali mekanisme yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi pedoman umum BPNT ini, terutama Prinsip 6T itu. Selain terjadi ketidak tepatan sasaran penerima program BPNT, hal lainpun muncul terkait kualitas produk, harga produk, dan ketentuan administrasi .

"Tentu itu menjadi masalah yang serius bagi pemerintah dalam hal ini (DINSOS), jangan sampai ketika memang program BPNT ini menjadi Tujuan mendorong pencapaian pembangunan Masyarakat  untuk memiliki tarap hidup yang lebih baik malah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang hanya memanfaatkan situasi program pemerintah saja yang jelas-jelas itu akan berefek terhadap Masyarakat," ungkapnya.

Selain itu dirinya mengatakan, Semua masalah terkait Realisasi Program Bantuan Pangan Non Tunai sudah kami sampaikan langsung kepada kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Dari mulai tidak tepatnya sasaran penerima program BPNT, Kualitas Produk (beras/telur) tidak sesuai dengan harga Pasar, adanya paksaan yang diterima oleh KPM untuk pembelian produk (beras/telur) sehingga KPM tidak bisa menentukan jumlah pembelian kebutuhannya. Walaupun kami belum mendapat Jawaban kongkrit dari Kepala Dinas Sosial  dari apa yang menjadi masalah di lapangan dalam program BPNT ini.

"Tentunya kamimeminta DINSOS segera menyelesaikan persoalan-persoalan perihal BANSOS ini, kami akan terus mengawal sampai masalah ini selesai dan apa yang menjadi hak rakyat bisa di rasakan seutuhnya oleh rakyat," tukasnya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: GMNI GRUDUK DINAS SOSIAL TERKAIT BANSOS Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post