Latest News
Wednesday, June 26, 2019

Pemekaran Cianjur untuk kesejahteran Masyarakat atau Kepentingan Elit



Setelah Dewan Perwakilan R rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Paripurna terkait rencana pemekaran Cianjur selatan sebagai calon Daerah Otonomi Baru (DOB) bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, mendapat pertanyaan dari berbagai kelompok baik masyarakat maupun para intelektal mahasiswa Cianjur.

Diantaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur mengungkapkan bahwa untuk dilaksanakannya  pemekaran suatu daerah itu dibutuhkan aspek mendasar yang dipersiapkan untuk dilakukannya pemekaran suatu daerah dengan mengacu kepada UU NO 23 tahun 2014 pasal 33 ayat (2) dan (3) tentang pemerintahan daerah.

Sebagaimana yang telah di ubah beberapa kali terakhir dengan UU NO 9 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU NO 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah kemudian peraturan daerah nomer 78 tahun 2007 tentang tatacara pembentukan, penghapusan, penggabungan daerah.

Sementara itu dari beberapa informasi yang di dapatkan kamis,(20/06/2019), di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.  Ketua Panitia Khusus (PANSUS) DPRD Kabupaten Cianjur, Levi Ali Pirmansyah mengatakan. Tentang pemekaran daerah Cianjur telah dibentuk, tinggal menunggu putusan dari eksekutif yang harus mempersiapkan dokumen-dokumen hasil kajian yang diperlukan untuk terjadinya pemekaran suatu daerah.

Ketua GMNI Cianjur. Roni Nurpalah mengatakan untuk melakukan pemekaran, percepatan pembangunan suatu daerah itu bukan hanya selesai dalam hal administrasi yaitu persetujuan dari DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi saja tetapi ada beberapan pertimbangan mendasar yang perlu di perhatikan oleh pemerintah daerah. Dari mulai Geografis, Demografis, keamanan, sosial politik, adat istiadat dan tradisi, potensi ekonomi, keuangan daerah, kemampuan penyelenggara pemerintah.

Jadi ketika seluruh persyaratan percepatan pembangunan daerah sudah di lalui dengan beberapa aspek mendasar dan pertimbangan yang matang oleh pemerintah daerah. itu akan berujung kepada apa yang menjadi tujuan positif pemekaran suatu daerah yaitu meningkatkan pelayanan dan mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat secara umum di suatu daerah," ungkapnya.

Akan tetapi bisa berakibat sebaliknya ketika proses pemekaran hanya dijadikan suatu kepentingan segelintir elit penguasa saja yang jelas-jelas tidak membawa kearah kesejahteraan sosial masyarakat.

Maka dari itu kami GMNI Cianjur sebagi Lokomotif of change akan mengawal dan mengontrol proses pemekaran Cianjur Selatan ini dengan melakukan pendampingan dan ikut mengkaji beberapa aspek mendasar untuk dilaksanakanya pemekaran cianjur selatan ini.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Pemekaran Cianjur untuk kesejahteran Masyarakat atau Kepentingan Elit Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post