Latest News
Sunday, April 14, 2019

Sosialisasi Empat Pilar Lewat Pagelaran Seni

(Foto: Dok MPR RI) Djoni Rolindrawan buka acara pagelaran seni

CIANJUR-Ratusan warga masyarakat Desa Gunungsari, Kecamatan Sukanagara, padati  Lapangan Kampung Panyebrangan Desa Gunungsari, Sabtu malam, 13 April 2019.

Warga antusias menyaksikan pagelaran wayang golek, pencak silat, tari jaipong, rempak gendang dan penampilan lainnya.

Dengan tema 'Bangsa Punggawa Seni Sunda', Pagelaran seni budaya dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) ini dihadiri anggota MPR RI DR. H. Djoni Rolindrawan, Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi Biro Humas, Muhamad Jaya. Serta hadir pula Camat Sukanagara, dan Kepala Desa Gunung Sari.

Mewakili pimpinan MPR, Djoni Rolindrawan saat memberi sambutan mengatakan, kehadiranya di Desa Gunung Sari ini adalah untuk menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR. Sosialisasi Empat Pilar, menurutnya, dilakukan dengan beragam metode, salah satunya lewat pagelaran seni budaya tradisional wayang golek ini.

Khusus untuk pagelaran seni budaya, jelas Djoni, tidak hanya seni budaya Sunda (wayang golek), melainkan juga dengan beragam seni budaya daerah lain di Indonesia. Karena, MPR melaksanakan kegiatan ini, selain untuk menyosialisasikan Empat Pilar, juga untuk ikut memberdayakan dan melestarikan seni budaya tradisional agar terhindar dari ancaman kepunahan.

"Sosialisasi Empat Pilar merupakan amanat UU MD3 yang menugaskan pimpinan MPR untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya lewat pagelaran seni budaya wayang golek ini," paparnya.

Sementara itu Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi Biro Humas, Muhamad Jaya, selaku ketua penyelenggara, dalam laporannya mengatakan, pagelaran seni budaya wayang golek ini diharapkan dapat menghibur masyarakat. Wayang golek sengaja dipilih, karena MPR tahu bahwa di Desa Gunung Sari ini masih banyak  warga masyarakat yang menggemari wayang golek.

Menurutnya, pentas wayang golek  digelar dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR. Bukan hanya wayang golek, MPR juga melakukan Sosialisasi Empat Pilar dengan beragam metode seperti Seni Budaya, FGD, Seminar, Debat, Diskusi. MPR juga melakukan Sosialisasi Seni Budaya yang sesuai dengan jenis seni budaya lokal masing-masing daerah.

Ditambahkannya, MPR menggunakan seni budaya sebagai media sosialisasi bukan tanpa alasan. "Selain sebagai tontonan yang memang digemari masyarakat, juga banyak berisi tuntunan yang mengandung nilai-nilai filosofis, pesan-pesan dalam Pancasila yang berisi ajakan kebaikan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara," pungkasnya.(*/Jun)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Sosialisasi Empat Pilar Lewat Pagelaran Seni Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post