Latest News
Saturday, February 9, 2019

Islam NUsantara vs Islam KTP

Dodi Junaedi
ENTAH sejak kapan istilah Islam KTP muncul, namun seingat memori kepala ini, istilah itu sudah begitu populer jauh sebelum mengenal baik dan buruk dalam kehidupan.

Popularitasnya semakin melejit tatkala sesok Madit Musyawaroh yang diperankan Qubil AJ muncul, dalam sinetron Islam KTP yang tayang pada tahun 2010-2011 silam di salah satu televisi swasta.

Kehadiran Madit Musyawaroh dilayar kaca itu, salah satu paling ditunggu. Karakternya yang  kaya namun pelit, jadi sosok paling menonjol dalam aktingnya. Tak jarang para penonton pun suka dan terhibur dengan gayanya.

Entah apa yang membuat sinetron ini begitu disukai sebagian besar masyarakat Indonesia. Yang jelas tidak ada satu pun pihak yang tersinggung dengan nama itu, dan tidak ada pula yang mempermasalahkannya.

Malahan tak sedikit pula yang bangga dengan Islam KTP, dengan berkata: "Pan urang mah Islamnya Oge Islam KTP (Saya Islamnya juga Islam KTP)".

Selain ada Qubil AJ, dalam sinetron yang diproduksi Multivision Plus itu, terdapat pula  pemera-pemeran top. Antara lain ialah Idrus Madani, Reza Aditya, Aiman Ricky, Nilam Puspita, dan masih banyak lagi pemeran lainnya.

Namun belakangan ini popularitas Islam KTP mulai tersingkirkan oleh Islam NUsantara. Sejak dijadikan tema pada Muktamar NU ke-33 di Jombang pada tanggal 1-5 Agustus 2015 silam, yang berbunyi "Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia”.

Sejak itu popularitas Islam NUsantara makin melejit, bahkan jadi trending topik. Berbagai media ramai-ramai memberitakannya. Terutama jagat Media Sosial. Orang-orang berlomba-lomba memposting tentang Islam NUsantara.

Tidak hanya sampai disitu, Islam NUsantara juga memberikan dampak positif bagi banyak pihak. Para penulis berlomba-lomba membuat karya buku, sedangkan para da'i tak jarang juga yang membahas Islam NUsantara dalam ceramahnya.

Selain itu, masyarakat juga disibukkan mencari jawaban-jawaban tentang Islam NUsantara. Hal itu terlihat dari banyaknya yang bertanya kepada da'i atau ustad yang jadi panutannya baik di lingkungan sekitar maupun dalam kegiatan-kegiatan pengajian.

Sementara itu di belahan NUsantara lainnya, beberapa orang perwakilan dari setiap provinsi berhimpun mendirikan sebuah wadah yang diberi nama Pejuang Islam Nusantara (PIN).

Orang-orang tersebut berasal dari latar belakang berbeda. Ada dari kalangan mahasiswa, aktivis, santri, habaib, kiyai, ada juga dari kalangan masyarakat biasa, namun sejalan dengan perjuangan PIN. Itu semua bentuk kecintaan dan buah dari pemikiran. Karena Islam NUsantara itu bagian wujud dari  konsep besar “Islam rahmatan lil ‘alamin”.(*)

Salam hangat dari Pejuang Islam NUsantara (PIN) Kabupaten Cianjur

Penulis: Ketua PIN Kabupaten Cianjur
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Islam NUsantara vs Islam KTP Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post