Latest News
Saturday, December 15, 2018

Ada Jahil Tersusun bersama Grombolan Hamster.



Penulis : Ismat Nasrulloh
(Mahasiswa STISIP Guna Nusantara Cianjur)
KIAN hari nasib Sang Jago masih menjadi perbincangan masyarakat, bagaimana tidak persekawanan Sang Jago dan kawan-kawan lucunya masih ingin di usut tuntas oleh sang penegak keadilan, sebab kancil masih cerdik.

Hari berikutnya KPK memberikan pengumuman dalam jumpa persnya dan berkata untuk berjanji mengusut tuntas kasus yang mendera sang pemuda nomer satu di Cianjur, hingga ke akar-akarnya. Bahkan meminta sang juru kunci dalam pemkab Cianjur agar menyerhakan diri kapada sang peneegak KKN.

Disinyalir kasus ini akan beranak pinak hingga bercucu jika sang juru kunci menyerah, lalu bagai mana pula jika setelah jadi saksi sang juru kunci justru bermain peran seperti kehausan, lalu mencari air di tempat badak putih bersemayam, wow semakin seru saja ya. Sebab KPK masih mencium bau-bau bangkai kasus terdahulu dan ingin mengembangkan kasus ini. Ah biarkan saja kita saksikan kenyataan yang akan terjadi besok.

Yang jelas kasus ini menjadi tamparan keras dalam dunia pendidikan di Cianjur, pasalnya pemerintah pusat sejak jauh-jauh hari mengagendakan kemajuan pendidikan nasional melalui amanat konstitusi undang undang tahun 2004 tentang sistem pendidikan nasional mengaharuskan adanya APBN sebesar 20 persen untuk pendidikan nasional. Ternyata di Cianjur dikuras dan di patuk terus untuk kepentingan kekuasaan yang berkelanjutan. Ah masa sih.

Jika kita lihat kenyatan seberapa besar anggaran pendidikan daerah Kabupaten Cianjur untuk pendidikan, kayaknya ngga seberapa hanya 10 persen dari APBD katanya. Itu bisa didengar dari suara perut guru honorer yang sebentar lagi kena sakit mag karena jarang makan. Miris bukan.

Ada bis yang akan mempercepat pemasaran ijazah pake-paketan. Aduh bisnya mogok gak karuan bahkan takbisa jalan. Nongkrong bagaikan bisrongsokan yang hanya laku kepada tukang besi kiloan. Parah kayaknya.

Ada lagi, kebijakan pengalokasian dana untuk insetip guru honorer, namanya perogram Sayang Guru, tapi kenyataannya sayang jika insentif di kasih kepada guru, hahaha. mending di belikan batik biar guru bisa berwarna biru, akhirnya batiknya kegedean karena gurunya pada kurus.

Ternyata dari sekian banyak permainan yang dikeluarkan sebangsa main bis bersama guru, dan gur bermain batik, tak ada satupun kepastian hukum yang menjamin adanya kesejahteraan guru berbentuk peraturan pendidikan, padahal kebijakan daerah seyogyanya berbanding lurus dengan pemerintah pusat, jika PemPus mengeluarkan aturan maka minimalnya pemda mengeluarkan Perda.

Sekian hari kasusnyapun semakin mengembang kini kita bidik dan sakikan kembali bagaimana keberjalanan Dana Alokasi Khusus Untuk SD, apakah keberjalanannya mengenaskan seperti DAK SMP.

Mungkinkah di daerah cianjur ini ada kejahilan yang tersusun, atau bahasa kita mengatakan ada jahil murokab dari sejak lampau yang dibiarkan begitu saja tanpa ada teguran, akhirnya tersandung batu yang membeku bosan karena terus dijahili. (*)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ada Jahil Tersusun bersama Grombolan Hamster. Rating: 5 Reviewed By: Cianjur post